Perdana Syaharie Jaang Lebaran Pertama di Yogyakarta Bersama Mertua, Usai 20 Tahun

YOGYAKARTA- AkhirnyaWalikota Samarinda dua periode (2010-2015 & 2016-2021) Syaharie Jaang, bisa lebaran pertama sekaligus shalat Ied Idul Fitri di Yogyakarta setelah 20 tahun tak pernah melaksanakannya karena jabatannya.

“Ini yang pertama sekaligus bisa shalat Ied juga di Yogyakarta kampung isteri (Puji Setyowati). Karena 10 tahun menjabat wakil walikota dan 10 tahun menjabat walikota hanya bisa datang pas hari raya ke 3 atau 3 Syawal. Ini pun di rumah mertua kalau hari ketiga sudah sepi karena masing-masing keluarga acara keluarga atau ke rumah mertua mereka,” tutur Jaang melalui pesan WhatsApp.

Tetapi yang membuat Jaang sedih, di tahun ini ibu mertuanya dalam keadaan sakit dan hanya terbaring di tempat tidur.

Ia mengaku dalam bulan Ramadhan tadi ada dua kali pulang pergi ke Yogyakarta karena kondisi mertuanya yang beberapa kali drop. “Kalau isteri saya malahan sejak puasa pertama langsung bertahan di Jogja dan tidak ada pulang ke Samarinda,” ungkap Jaang.

Ia mengakui harus pulang pergi Yogyakarta-Samarinda karena masih ada beberapa tanggung jawabnya sebagai ketua DPD Partai Demokrat Kaltim, juga sebagai ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kaltim dan ketua umum Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT).

Jadi kali ini walaupun ibu mertuanya dalam keadaan sakit, mereka bisa berlebaran lengkap dengan keluarga di Yogyakarta termasuk dengan kakak iparnya Agus Sulistiyono pun bisa bersama.

“Mas Agus ini juga jarang bertemu. Beliau sekarang masih menjabat ketua DPW PKB Yogyakarta. Sebelumnya pernah menjabat wakil ketua DPRD Provinsi DIY dan anggota DPR RI, jadi jarang bisa bertemu,” beber Jaang.

Jaang juga merasa senang selain bisa lebaran pertama juga ziarah ke makam ayah mertuanya. Menambah semarak silaturahmi lebaran di kota Gudeg itu, sebut Jaang, isteri Agus yang jago masak Puji Hernani pensiunan ASN juga memasak opor ayam, daging sapi dan bebek.

“Mas Agus juga spesial memasak Sop Gurami,” imbuh Jaang.

Jaang juga menyampaikan permohonan maaf isterinya yang juga anggota DPRD Kaltim sekaligus ketua Fraksi Demokrat DPRD Kaltim belum bisa menerima konstituen dan para koleganya selain memang karena masih suasana pandemi.

“Dalam lebaran kami di Jogja, selain isteri yang juga anggota DPRD Kaltim, ada juga keponakan kami Shania juga anggota DPRD Samarinda dari Fraksi Demokrat,” imbuh Jaang.

Melalui media ini, Jaang mengucapkan Idul Fitri 1442 H dan memohon maaf lahir dan bathin kepada semua yang ada di Samarinda serta para sahabat, kerabat, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

“Saya sekeluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri dan mohon maaf lahir dan bathin. Kami juga mohon doanya untuk kesembuhan ibu mertua,” tutur Jaang.(big)