Kebakaran di Jalan Jelawat, 1 Orang Meninggal Dunia

SAMARINDA: Setelah jum’at malam sabtu (06/09/2020) si jago merah mengamuk di Lempake dan merenggut korban 1 bocah berusia 4 tahun meninggal dunia serta 5 orang cedera. Kali ini api kembali berkobar di sebuah rumah dekat persimpangan jalan jelawat dengan jalan biawan. Tepatnya, jalan Jelawat, No. 25, RT 02, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir

Pagi menjelang siang, selasa (08/09/2020), terdengar suara sirine mobil pemadam kebakaran bersahutan di  penjuru kota. Rupanya mereka bergegas meluncur ke lokasi. Para relawan kemudian berjibaku memadamkan kebakaran yang sudah berlangsung mulai  Pukul 10.35 Wita hingga 11.40 Wita tersebut.

Di tempat kejadian tampak api yang membara membubungkan asap tebal ke angkasa. Ratusan orang berlalu lalang dan berdesakan. Ada yang sibuk mengangkut barang dan menyelamatkan dirinya. Sementara tidak sedikit pula yang hanya mondar-mandir menonton kebakaran.

Beruntung kebakaran kali ini tidak sempat melalap banyak rumah hanya ada 1 Rumah 2 lantai yang dihuni oleh1 Kepala Keluarga, terdiri dari 5 Jiwa. Namun demikian kesedihan mendalam dialami warga karena terdapat 1 orang terluka, atas nama Muhammad Zaki (15). Dan 1 anak laki-laki berusia 10 tahun atas nama Zidan tidak dapat diselamatkan karena terjebak di dalam kamar.

Penyebab dan asal api diduga akibat konsleting listrik di kamar lantai dua. Sementara penyebab pasti masih dalam penyelidikan Polsek Samarinda Kota

Dalam kajadian ini tim relawam menurunkan alusista di lapangan berupa 13 unit Tanki Fire Truck gabungan Disdamkar dan PMK swasta, dan 13 mesin portable Relawan.

Banyak pihak yang terlibat dalam mengatasi kebakaran ini diantaranya Relawan Kota Samarinda, Disdamkar Kota Samarinda, Tim Medis, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satlantas, Dishub Kota Samarinda, Satshabara, Polsek Samarinda Samarinda Kota, Tim Inafis Polresta Samarinda, dan tentunya pihak PLN Samarinda.  (*/dil)