Sandima Tayang Lagi di TVRI

SAMARINDA: Setelah hampir setengah tahun (6 bulan) berhenti total,  Sandima (Sandiwara Mamanda) kembali akan tayangan live di layar TVRI Kaltim. Sejalan dengan masa relaksasi yang sudah pada fase ke-3 saat ini, stasiun TV kebanggaan benua Etam ini kembali melakukan aktifitas tayangan yang digarap di studio.

Sandiwara Mamanda merupakan kesenian asli Samarinda yang   berakar dari budaya Kalimantan Selatan. Asalnya adalah kesenian Mamanda yang kemudian setelah masuk ke berbagai daerah mengalami transformasi dan penyesuaian dengan budaya setempat. Termasuk di Samarinda, Mamanda kemudian dipadukan degan budaya khas kota tepian ini, sehingga lahirlah Sandiwara Mamanda yang disingkat dengan sebutan Sandima.

Menurut Ketua Forum Aktualisasi Seni Tradisional (FORMAT) Kaltim, Elansyah Jamhari, Sandima hanyalah salah satu cabang seni yang dibina oleh organisasinya. Namun demikian karena di dalam Sandima ini terakomodir berbagai seni lain, maka khalayak lebih mengenal Sandima sebagai seni khas binaan FORMAT.

Hal ini diamini oleh ketua FORMAT Samarinda yang sekaligus pimpinan Sandima, Muhammad Nur Rohim. Menurut Rohim, biasa ia disapa, dengan adanya Sandima, banyak jenis kesenian yang bisa dihidupkan. Bahkan sebagai seni yang berasal dari budaya Arab yang notabene identik dengan Islam, Sandima juga mengandung unsur dakwah atau pesan-pesan moral kebaikan.

“Jadi bisa dibilang Sandima ini seni yang komplit,” ujar Rohim kepada media ini.

Rohim memaparkan bahwa dalam Sandima sudah terangkum berbagai  unsur positif baik seni maupun budaya. Ada unsur seni teater, musik, bela diri, pantun, hingga dakwah agama dan Budi pekerti. Semua dikombinasikan secara apik sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat.

Rencananya, Rabu 15 Juli 2020 Sandima akan kembali tayang secara live di layar TVRI Kaltim dan bisa disaksikan hingga ke luar negeri baik melalui chanel parabola maupun fanpage Facebook TVRI Kaltim. Diharapkan dengan penayangan perdana pasca PSBB ini bisa merangsang gairah berkesenian para seniman lagi para seniman dan budayawan yang ada di Kalimantan Timur. 

Nah, sahabat dan kerabat sekalian yang ingin memperoleh hiburan sekaligus melestarikan kearifan budaya lokal, mari saksikan acara Sandima baik melalui layar TV maupun media sosial Facebook anda masing-masig. (As)